PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS EKONOMI BIRU MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR TELUK SALEH, DESA LABUHAN SANGORO-MARONGE, KABUPATEN SUMBAWA
Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.29303/jcommdev.v5i3.53Keywords:
Ekonomi Biru, Pemberdayaan, Masyarakat PesisirAbstract
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) berbasis ekonomi biru dalam rangka pengelolaan sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Teluk Saleh, Desa Labuhan Sangoro-Maronge, Kabupaten Sumbawa. Konsep ekonomi biru diimplementasikan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi manajemen keuangan, perizinan produk industri rumah tangga, pengemasan ramah lingkungan, dan jejaring bisnis. Program utama adalah pelatihan pengolahan dodol rumput laut bagi perempuan, yang dilanjutkan dengan peluncuran produk dodol rumput laut "DoRuLaS" melalui acara TirthaMetaFest (TMF) 2024. Adapun mitra kerjasama dalam pengabdian ini diantaranya Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa., Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Ketua Forum UMKM Se-Kabupaten Sumbawa Fakhrurrizki Nyemin, dan Ibu Faridah selaku mentor dodol rumput laut. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang bersifat positif terhadap keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengolah sumber daya laut menjadi produk bernilai ekonomis, yang berkontribusi pada penciptaan peluang usaha baru dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.